PKKM 4 Tahunan 2026 di MAN 2 Kota Bekasi Jadi Momentum Evaluasi dan Penguatan Mutu Madrasah

MAN 2 Kota Bekasi, 12 Agustus 2026 — Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) 4 Tahunan Tahun 2026 dilaksanakan di MAN 2 Kota Bekasi, Rabu (12/8/2026). Kegiatan ini diikuti oleh tiga satuan kerja (satker) madrasah di lingkungan Kementerian Agama Kota Bekasi, yaitu MAN 2 Kota Bekasi, MTsN 1 Kota Bekasi, dan MIN Kota Bekasi. Pelaksanaan PKKM 4 Tahunan menjadi bagian dari evaluasi kinerja kepala madrasah sekaligus upaya untuk memperkuat tata kelola dan meningkatkan mutu layanan pendidikan secara berkelanjutan. Kegiatan melibatkan kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, unsur komite, serta tim penilai.

Pelaksanaan PKKM 4 Tahunan Tahun 2026 merupakan tindak lanjut dari pemberitahuan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat mengenai pelaksanaan PKKM 4 Tahunan Tahun 2026. Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi kemudian menugaskan tim penilai untuk melaksanakan penilaian pada satuan kerja madrasah, termasuk MAN 2 Kota Bekasi, MTsN 1 Kota Bekasi, dan MIN Kota Bekasi.

Berdasarkan Surat Tugas Nomor 438/Kk.10.21/PP.00/08/2026, sasaran penilaian di MAN 2 Kota Bekasi adalah Kepala Madrasah Imroni, S.Pd. beserta satuan kerja MAN 2 Kota Bekasi. Tim penilai terdiri atas Moh. Agung Istiqlal, S.Pd.I., selaku Kepala Seksi Pendidikan Madrasah; Taskam Tatang Iskandar, selaku Pengawas Pembina; dan Hj. Ainur Ridho, S.Ag., M.Pd., selaku Pengawas yang ditunjuk. Tim penilai juga melibatkan Hikmelia dan Sahrul Anwar sebagai guru, Neneng Aulia Utami dan Sri Mulyani sebagai tenaga kependidikan, serta Sariban dan Parta sebagai unsur komite madrasah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne Madrasah. Selanjutnya, Moh. Agung Istiqlal, S.Pd.I., selaku Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, menyampaikan sambutan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan oleh H. Abdul Syakur, M.Pd., selaku Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi. Rangkaian pembukaan ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh bapak Parta Seluruh kegiatan pembukaan berlangsung tertib dan khidmat.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan arahan dari H. Abdul Hamid, M.M., selaku Ketua Tim Peningkatan Kualitas dan Kapasitas Tenaga Kependidikan (Tendik), yang didampingi oleh stafnya, Maulana Yusuf Ahmad, S.Kom. Arahan tersebut memberikan gambaran mengenai pelaksanaan PKKM sekaligus menekankan pentingnya kesiapan madrasah dalam menyediakan dokumen, data, dan bukti fisik sesuai dengan instrumen penilaian.

Dalam pelaksanaannya, PKKM 4 Tahunan Tahun 2026 mencakup lima komponen penilaian dengan 19 unsur tugas utama. Kelima komponen tersebut meliputi pengelolaan madrasah, program inovasi dan usaha pengembangan madrasah, pengembangan kemitraan dan kewirausahaan madrasah, pengelolaan kinerja guru dan tenaga kependidikan, serta capaian prestasi madrasah.

Pada komponen pengelolaan madrasah, penilaian mencakup tujuh unsur tugas utama, antara lain pengelolaan guru dan tenaga kependidikan, kesiswaan, kurikulum dan pembelajaran, sarana dan prasarana, keuangan, kehumasan, serta lingkungan madrasah yang kondusif.

Dalam aspek pengelolaan guru dan tenaga kependidikan, kepala madrasah dinilai berdasarkan kemampuannya dalam merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, membina, dan mengevaluasi pengelolaan guru dan tenaga kependidikan untuk meningkatkan mutu layanan madrasah. Bukti fisik yang diperiksa antara lain struktur organisasi madrasah, surat keputusan pembagian tugas guru dan tenaga kependidikan, analisis kebutuhan guru dan tenaga kependidikan, data profil guru dan tenaga kependidikan, serta jadwal mengajar guru.

Pada komponen program inovasi dan usaha pengembangan madrasah, penilaian mencakup kemampuan kepala madrasah dalam mengelola manajemen perubahan, mendorong pencapaian Standar Nasional Pendidikan (SNP), memanfaatkan teknologi informasi untuk mempercepat layanan digital madrasah, serta mengembangkan inovasi dan program baru untuk meningkatkan mutu dan kemandirian madrasah.

Sementara itu, komponen pengembangan kemitraan dan kewirausahaan madrasah mencakup kemampuan madrasah dalam membangun kolaborasi dan kerja sama dengan berbagai pihak terkait. Kemitraan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pengembangan program dan kemandirian madrasah.

Pada komponen pengelolaan kinerja guru dan tenaga kependidikan, instrumen PKKM mencakup tiga unsur tugas utama, yaitu merencanakan supervisi, melaksanakan supervisi, serta melakukan evaluasi dan tindak lanjut supervisi. Ketiga unsur tersebut menunjukkan pentingnya supervisi yang dilakukan secara terencana, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas kinerja guru serta tenaga kependidikan.

Adapun komponen capaian prestasi madrasah mencakup empat unsur, yaitu peningkatan prestasi lembaga madrasah, peningkatan prestasi guru dan tenaga kependidikan, peningkatan prestasi akademik dan nonakademik siswa, serta peningkatan capaian mutu lulusan.

Keberadaan komponen tersebut menunjukkan bahwa PKKM tidak hanya menilai proses pengelolaan madrasah, tetapi juga melihat hasil yang dicapai oleh lembaga, guru dan tenaga kependidikan, serta peserta didik. Capaian prestasi dan mutu lulusan menjadi salah satu indikator keberhasilan pengelolaan madrasah.

Pelaksanaan PKKM 4 Tahunan Tahun 2026 menjadi momentum bagi MAN 2 Kota Bekasi untuk mengevaluasi berbagai program, kinerja, dan tata kelola madrasah. Melalui proses penilaian tersebut, madrasah dapat mengidentifikasi capaian sekaligus aspek yang masih perlu diperbaiki dan dikembangkan.

Hasil PKKM diharapkan dapat menjadi pijakan bagi madrasah untuk melakukan perbaikan secara berkelanjutan, meningkatkan kualitas kepemimpinan dan tata kelola, memperkuat profesionalisme guru dan tenaga kependidikan, mengembangkan inovasi, memperluas kemitraan, serta meningkatkan prestasi peserta didik dan mutu lulusan.

Melalui semangat evaluasi, kolaborasi, inovasi, dan peningkatan mutu, MAN 2 Kota Bekasi berkomitmen untuk terus memberikan layanan pendidikan yang berkualitas serta mewujudkan madrasah yang unggul, berprestasi, dan berwawasan madani. 

0 Komentar