MAN 2 Kota Bekasi - Sebanyak 232 siswa kelas X MAN 2 Kota Bekasi mengikuti Seminar Kelas X bertema "Membangun Konsep Diri: Mengenali Potensiku, Membangun Masa Depanku" yang diselenggarakan di Aula MAN 2 Kota Bekasi pada Senin (8/6/2026). Kegiatan ini bertujuan membantu peserta didik mengenali potensi diri, membangun kepercayaan diri, serta mempersiapkan masa depan secara lebih terarah di tengah berbagai tantangan perkembangan remaja.
Seminar ini merupakan bagian dari program pembinaan peserta didik yang dirancang untuk menumbuhkan konsep diri yang positif. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan mampu memahami kelebihan dan kekurangan diri, mengembangkan pola pikir positif, serta memiliki motivasi yang kuat dalam meraih cita-cita dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala MAN 2 Kota Bekasi, H. Imroni, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa seminar ini merupakan salah satu upaya madrasah dalam membekali peserta didik dengan pemahaman yang baik tentang diri mereka sendiri. Menurutnya, kemampuan mengenali potensi diri menjadi modal penting bagi siswa untuk menentukan arah pendidikan, mengembangkan bakat, serta meraih cita-cita di masa depan.
"Setiap siswa memiliki potensi yang luar biasa. Tugas kita adalah mengenali, mengembangkan, dan mengoptimalkan potensi tersebut agar menjadi bekal dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti seminar ini dengan baik dan mengambil manfaat dari setiap materi yang disampaikan," ujar H. Imroni.
Beliau juga menekankan pentingnya membangun karakter positif, kedisiplinan, dan rasa percaya diri sebagai fondasi utama dalam meraih kesuksesan, baik di lingkungan pendidikan maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi, Drs. H. Abdul Syakur, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa setiap peserta didik memiliki potensi yang berbeda-beda dan perlu mendapatkan ruang untuk berkembang. Menurutnya, kemampuan mengenali diri sendiri merupakan langkah awal dalam menentukan tujuan hidup dan meraih kesuksesan.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari dipandu oleh Fahmi Rafida Al Maufur, S.Pd. sebagai pembawa acara. Sebelum memasuki sesi materi, seluruh peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Madrasah yang dipimpin oleh Devy Nurlita Anggraini, S.Pd. selaku dirigen. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Achmad Nursyahid, S.Kom.
Pada sesi pertama, materi seminar disampaikan oleh Dr. Radhiya Bustan, M.Soc.Sc., Psi. dengan moderator Syifa Fawziah, S.Pd. Dalam pemaparannya, Dr. Radhiya mengajak para siswa untuk mengenali potensi diri, membangun konsep diri yang positif, serta menumbuhkan rasa percaya diri dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Siswa juga diajak memahami pentingnya menerima diri sendiri dan mengembangkan kemampuan yang dimiliki secara optimal sebagai bekal meraih masa depan.
Sesi kedua menghadirkan narasumber dari Polsek Rawalumbu, yaitu Kanit Binmas Polsek Rawalumbu, Iptu Noeh Chaidir Sangadji, dan Panit Binmas Polsek Rawalumbu, Aiptu Harini, dengan moderator Kuncoro Fajar Prastiyo, S.Pd. Pada sesi ini, para siswa mendapatkan pembekalan mengenai pembentukan karakter, kedisiplinan, bahaya kenakalan remaja, serta pentingnya menjaga pergaulan yang sehat di era digital.
Antusiasme peserta terlihat selama sesi diskusi dan tanya jawab. Salah satu pertanyaan menarik disampaikan oleh Muhammad Altaf Muzaki dari kelas X-H yang menanyakan faktor dominan penyebab kenakalan remaja saat ini serta peran kepolisian dalam menekan angka kenakalan remaja.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Aiptu Harini menjelaskan bahwa pengaruh lingkungan pergaulan dan penggunaan media sosial yang tidak terkontrol menjadi faktor yang cukup dominan dalam berbagai kasus kenakalan remaja saat ini. Menurutnya, remaja perlu memiliki kemampuan menyaring informasi, memilih lingkungan pertemanan yang positif, serta membangun karakter yang kuat agar tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif.
Lebih lanjut, Aiptu Harini menjelaskan bahwa pihak kepolisian terus berupaya menekan angka kenakalan remaja melalui berbagai program pembinaan dan penyuluhan di sekolah, patroli di wilayah rawan, serta menjalin kerja sama dengan sekolah, orang tua, dan masyarakat. Menurutnya, pencegahan kenakalan remaja merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan dukungan berbagai pihak agar para pelajar dapat tumbuh menjadi generasi yang disiplin, bertanggung jawab, dan berprestasi.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh semangat. Para peserta tampak aktif mengikuti setiap sesi, mulai dari pemaparan materi hingga diskusi interaktif bersama narasumber. Seminar ini menjadi wadah yang bermanfaat bagi siswa untuk lebih memahami diri, mengenali potensi yang dimiliki, serta mempersiapkan langkah-langkah menuju masa depan yang lebih baik.
Melalui seminar ini, MAN 2 Kota Bekasi berharap peserta didik semakin mengenali potensi yang dimiliki, memiliki kepercayaan diri yang kuat, serta mampu merancang masa depan secara lebih terarah. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam mencetak generasi yang unggul dalam prestasi, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan zaman.
.png)



0 Komentar