Wakamad Bidang Kurikulum MAN 2 Kota Bekasi Ikuti Bimtek Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) Kemenag Jawa Barat 2026

Wakamad Bidang Kurikulum MAN 2 Kota Bekasi, Sri Rachmawati, M.Pd, menghadiri Bimtek Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang diselenggarakan Kemenag Jawa Barat di Bandung, 2026.

MAN 2 Kota Bekasi, 1 Mei 2026 - Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Bidang Kurikulum MAN 2 Kota Bekasi turut berpartisipasi dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Pembelajaran Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini berlangsung di Gumilang Regency Hotel, Kota Bandung, pada 29 April sampai 1 Mei 2026.

Bimtek KBC digelar sebagai tindak lanjut Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 6077 Tahun 2025 dan Surat Direktur KSKK Madrasah Kementerian Agama RI Nomor B-241/Dt.I.I/PP.00/04/2026 tentang implementasi KBC di madrasah. Peserta berasal dari perwakilan seluruh Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Jawa Barat, mencakup wakil kepala madrasah bidang kurikulum dari MAN dan MTsN serta guru kelas dari MIN. Undangan resmi disampaikan melalui Surat Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat Nomor 98/Kw.10/II/PP.00/04/2026 tertanggal 26 April 2026.

Tujuan utama bimtek ini adalah agar Madrasah Aliyah dan Madrasah Tsanawiyah di Jawa Barat dapat mengimplementasikan KBC dan Pembelajaran Mendalam (PM) di satuan kerja masing-masing. Materi yang disampaikan meliputi kebijakan berbasis cinta pada madrasah, growth mindset KBC, implementasi KMA 1503 di madrasah, strategi KBC dan PM dalam pembelajaran, asesmen berbasis PM dan KBC, perencanaan pembelajaran, implementasi kokurikuler, penyusunan modul dan asesmen kokurikuler, hingga rencana tindak lanjut.


Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Barat, H Dudu Rohman, S.Ag,. M.Pd,. Dalam sambutannya, beliau berpesan agar guru senantiasa meningkatkan kompetensi dan mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta dalam pembelajaran, sehingga dapat tercipta budaya madrasah yang ramah, aman, nyaman, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Ia juga menegaskan pentingnya Kurikulum Berbasis Cinta untuk benar-benar diimplementasikan dalam pembelajaran, bukan sekadar menjadi kebijakan di atas kertas.

Pelaksanaan bimtek dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama untuk waka kurikulum MAN dan MTsN pada 29 April hingga 1 Mei 2026, sedangkan tahap kedua untuk guru kelas MIN pada 4 hingga 6 Mei 2026.

Hari pertama diisi dengan materi kebijakan KBC dan penguatan pola pikir bertumbuh (growth mindset) serta implementasi KMA 1503 oleh tim penyusun KBC KSKK Kemenag RI. Hari kedua berfokus pada strategi implementasi KBC dan PM, asesmen, perencanaan pembelajaran, penguatan karakter melalui kokurikuler, serta penyusunan modul dan asesmen kokurikuler. Hari terakhir, Jumat, 1 Mei 2026, peserta menyusun rencana tindak lanjut sebagai komitmen implementasi KBC di madrasah masing-masing sebelum kegiatan ditutup dan penyelesaian administrasi serta check out.

Sri Rachmawati, M.Pd., Wakamad Bidang Kurikulum MAN 2 Kota Bekasi, turut hadir berdasarkan Surat Tugas Nomor 245/Kk.10.21/PP.00/IV/2026. Ia menilai kegiatan ini memberikan dampak nyata bagi penguatan kurikulum Madrasah.

"Selama kegiatan ini, kami memperoleh pengetahuan dan wawasan yang sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas Pendidikan Madrasah karena berkaitan dengan kurikulum madrasah sebagai ujung tombak keberhasilan siswa. Para wakil kepala bidang kurikulum sangat antusias mengikuti kegiatan ini sebagai dasar dalam penyusunan program kurikulum tahun ajaran 2026/2027 yang mengimplementasikan KBC dalam pembelajaran," ungkapnya.

Sri Rachmawati,M.Pd berharap ilmu yang didapat dalam kegiatan ini dapat diterapkan di MAN 2 Kota Bekasi dan MAN 2 Kota Bekasi menjadi Madrasah pilihan bagi masyarakat Kota Bekasi.


sumber : MAN 2 Kota Bekasi

0 Komentar