Mempererat Silaturahmi Idul Fitri 1447 H Melalui Penerapan 5S dan Berbakti kepada Orang Tua

Kota Bekasi - Menyambut libur Idul Fitri 1447 H, seluruh siswa MAN 2 Kota Bekasi diimbau untuk mengisi waktu libur dengan kegiatan yang positif dan bermakna. Selain sebagai momen istirahat, libur lebaran ini merupakan kesempatan penting untuk memperkuat karakter melalui budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun) serta Birrul Walidain (berbakti kepada orang tua).











Implementasi nilai-nilai 5S sangat relevan dengan semangat silaturahmi yang ditekankan dalam panduan kegiatan Ramadhan dan Idul Fitri. Membiasakan Senyum, Salam, dan Sapa saat bertemu sanak saudara, kerabat, dan tetangga akan membantu mempererat persaudaraan dan persatuan di tengah masyarakat. Sikap Sopan dan Santun pun menjadi cerminan pembelajaran selama Ramadhan yang menumbuhkan kepribadian dan akhlak mulia.

Libur Idul Fitri yang cukup panjang menjadi momen emas bagi kalian, para siswa, untuk menunjukkan bakti tulus kepada orang tua (Birrul Walidain). Bentuk pengamalan nilai ini dapat dilakukan melalui: Silaturahmi Keluarga: Melakukan kunjungan kepada orang tua dan keluarga besar guna mempererat ikatan batin yaitu pengabdian di Rumah: Membantu orang tua dalam merapikan rumah atau melayani tamu yang datang selama hari raya.

Berdasarkan Surat Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi Nomor B-43/Kk.10.21/KP.01.2/III/2026, berikut poin penting terkait jadwal libur dan pembelajaran:

  1. Masa Libur Bersama Idul Fitri: 16 s.d. 20 Maret 2026, dilanjutkan 23 s.d. 27 Maret 2026.
  2. Imbauan Kegiatan: Selama libur, peserta didik diharapkan fokus bersilaturahmi dengan keluarga dan masyarakat.
  3. Kembali Belajar: Kegiatan belajar mengajar di RA dan Madrasah dimulai kembali pada Senin, 30 Maret 2026.

Dengan mengintegrasikan nilai 5S serta Birrul Walidain dalam agenda liburan, diharapkan seluruh peserta didik dapat kembali ke madrasah dengan semangat baru dan karakter yang lebih kuat.

Menanggapi masa liburan yang cukup panjang, Kepala MAN 2 Kota Bekasi, H. Imroni, S.Pd., menekankan bahwa libur sekolah harus menjadi momentum bagi peserta didik untuk tetap menjaga nilai-nilai baik yang telah dipelajari di Madrasah.

Liburan adalah waktu untuk 're-hat', bukan 'reset'. Artinya, kita beristirahat dari rutinitas belajar di kelas, tetapi tidak meninggalkan kebiasaan baik yang telah dibangun. Tetaplah menjaga adab, menghormati orang tua, serta memperbanyak kegiatan yang bermanfaat,"

Beliau menambahkan bahwa selama berada di lingkungan keluarga dan masyarakat, peserta didik diharapkan mampu mencerminkan akhlakul karimah melalui budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun). Hal ini selaras dengan harapan pemerintah agar masa libur digunakan untuk meningkatkan persaudaraan dan persatuan melalui silaturahmi.

Lebih lanjut, Kepala MAN 2 Kota Bekasi mengingatkan pentingnya Birrul Walidain atau berbakti kepada orang tua sebagai esensi dari Idulfitri. Membantu pekerjaan di rumah, bersikap sopan, serta meluangkan waktu bersama keluarga merupakan bagian dari pembelajaran kehidupan yang sangat berharga dan nyata bagi siswa. Dengan adanya panduan ini, diharapkan seluruh keluarga besar MAN 2 Kota Bekasi dapat menikmati liburan yang penuh berkah dan kembali ke madrasah dengan semangat baru serta karakter yang semakin kokoh.

 sumber : MAN 2 Kota Bekasi

 

0 Komentar