![]() |
| Apel Pembukaan Ujian Madrasah MAN 2 Kota Bekasi Tahun 2026 |
MAN 2 Kota Bekasi — Sebanyak 294 peserta Ujian Madrasah kelas XII MAN 2 Kota Bekasi mulai mengikuti Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Senin, 6 April 2026. Ujian ini dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi, H. Ali Mashuri, S.H., M.Hum., dan dilaksanakan secara digital menggunakan sistem Exambro Control yang dikembangkan secara mandiri.
Pelaksanaan ujian diawali dengan apel pagi yang berlangsung khidmat dan tertib, diikuti oleh seluruh peserta Ujian Madrasah, dewan guru, serta tenaga kependidikan. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya rangkaian ujian yang akan berlangsung hingga 17 April 2026.
![]() |
| Amanat Kepala Kemenag Kota Bekasi pada Pembukaan Ujian Madrasah |
Dalam amanatnya, H. Ali Mashuri menegaskan bahwa Ujian Madrasah merupakan bagian penting dari evaluasi pembelajaran selama tiga tahun. Ia mengingatkan para peserta Ujian Madrasah untuk mempersiapkan diri dengan baik, menjaga kejujuran, serta memanfaatkan waktu secara optimal. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya doa dan restu orang tua dalam setiap usaha yang dilakukan. Menurutnya, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh ikhtiar, tetapi juga oleh doa yang menyertainya.
“Ujian Madrasah MAN 2 Kota Bekasi Tahun Pelajaran 2025/2026 secara resmi dibuka,” ujarnya.
![]() |
| Monitoring dan Evaluasi Ujian Madrasah oleh Kemenag Kota Bekasi |
Usai apel, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan ujian bersama jajaran pimpinan madrasah. Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh proses ujian berjalan sesuai Prosedur Operasional Standar (POS) yang ditetapkan oleh Kementerian Agama.
Berdasarkan POS Ujian Madrasah Tahun Ajaran 2025/2026, ujian madrasah merupakan penilaian hasil belajar yang mencakup seluruh mata pelajaran dan menjadi salah satu syarat penentuan kelulusan. Selain itu, pelaksanaan ujian juga harus menjunjung prinsip objektivitas, akuntabilitas, dan kredibilitas hasil. Sebanyak 294 peserta Ujian Madrasah dibagi ke dalam 18 ruang ujian yang telah disiapkan secara matang guna menciptakan suasana yang tertib dan kondusif.
![]() |
| Pelaksanaan Ujian Madrasah Berbasis Exambro Control Mandiri |
Melalui sistem ini, peserta Ujian Madrasah mengerjakan soal menggunakan perangkat masing-masing, seperti smartphone atau laptop, yang terintegrasi dengan sistem pengawasan digital. Hal ini membantu meminimalkan potensi kecurangan serta membuat proses ujian lebih efektif dan terorganisir.
![]() |
| Ujian Madrasah Berbasis Exambro Control Mandiri |
Abdul Khoir menyampaikan bahwa sistem Exambro Control yang dikembangkan secara mandiri ini juga memudahkan panitia dalam mendistribusikan soal serta mengolah hasil ujian secara cepat dan akurat. Selama pelaksanaan, ujian berlangsung lancar tanpa kendala berarti dengan dukungan tim IT yang selalu siaga.
Salah satu peserta Ujian Madrasah mengungkapkan bahwa penggunaan sistem digital ini membuat proses ujian menjadi lebih praktis.
“Soalnya langsung muncul di perangkat, jadi lebih mudah dan tidak ribet. Yang penting jaringan stabil,” ujarnya.
Beberapa peserta Ujian Madrasah juga mengaku telah mempersiapkan diri sejak jauh hari melalui belajar mandiri, diskusi kelompok, hingga latihan soal. Meskipun rasa tegang tetap ada, dukungan dari guru dan orang tua membuat mereka lebih percaya diri dalam menghadapi ujian.
Berdasarkan Prosedur Operasional Standar (POS) Ujian Madrasah Tahun Ajaran 2025/2026, kelulusan peserta didik ditetapkan oleh masing-masing madrasah dengan mempertimbangkan penyelesaian seluruh program pembelajaran serta keikutsertaan dalam Ujian Madrasah.
Penetapan kelulusan dilakukan melalui Surat Keputusan Kepala Madrasah. Sementara itu, pengumuman kelulusan untuk jenjang Madrasah Aliyah (MA/MAK) dijadwalkan pada 4 Mei 2026, sedangkan untuk jenjang MI dan MTs dijadwalkan pada 2 Juni 2026, dengan tetap menyesuaikan kebijakan pemerintah pusat maupun daerah. Dalam kondisi tertentu, seperti madrasah yang terdampak bencana, penetapan kelulusan dapat disesuaikan dengan situasi darurat yang terjadi.
Ujian Madrasah ini menjadi salah satu penentu kelulusan peserta didik kelas XII sekaligus langkah awal menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Dengan pelaksanaan yang tertib, berbasis digital, dan mengacu pada standar yang ditetapkan, MAN 2 Kota Bekasi menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif, berkualitas, dan selaras dengan perkembangan zaman.
Sumber : MAN 2 Kota Bekasi




